Tulisan Bebas

Ingin cerdas Bersiwaklah , Ingin sehat Bersiwaklah

 

 

Siwak disunahkan dalam setiap keadaan dan tidak ada hukum makruh kecuali setelah tergelincirnya matahari bagi orang yang berpuasa, baik puasanya tersebut puasa fardlu atau sunnah.

Ketetapan hukum makruh bagi orang yang berpuasa akan hilang setelah terbenamnya matahari

Bersiwak dalam 3 kondisi sangat di sunahkan :

1.saat berubahnya bau mulut di sebabkan diam yang sangat lama atau selainnya, seperti habis memakan bawang atau perkara lain yang bisa menyebabkan bau mulut

2.ketika bangun tidur

3.ketiga mau melaksanakan sholat

Siwak juga di sunahkan ketika ingin membaca al quran atau telah menguningnya gigi

 

Dalam penggunaan siwak di sunahkan memegang siwak menggunakan tangan kanan di mulai dari arah kanan mulut dan menjalankan pada langit langit tenggerokan dan gigi graham dengan cara lembut.

Faidah faidah siwak banyak sekali, bahkan sebagian ulama mengutarakan ada 70 buah faidah , di antaranya ialah :

-Menambah kefasihan, kecerdasan dan daya hafal
– Menajamkan pandangan mata
– Mempermudah naza’ (dicabutnya ruh/nyawa)
– Menakut-nakuti musuh
– Melipatgandakan pahala
– Memperlambat ubanan
– Mengharumkan bau mulut
– Menghilangkan karang dan kuning gigi
– Menguatkan gusi
– Membersihkan fisik
– Membuat Allah ridho
– Memutihkan gigi
– Menyebabkan kaya raya
– Menghilangkan sakit kepala dan urat kepala
– Menyehatkan dan menguatkan perut/lambung
– Membersihkan hati
– Dan yang paling agung (faidahnya) adalah membuat bisa mengingat syahadat ketika akan meninggal

Facebook Comments

Tampilkan Selengkapnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Lihat Juga

Close
Close