ArtikelWirid

Keistimewaan dan amalan hari Asyuro’

Hari asyuro adalah hari ke sepuluh bulan Muharrom. Para ulama mengatakan bahwa hari asyuro memiliki beberapa keistimewaan dibanding dengan hari-hari yang lain, yaitu:

  1. diciptakannya Nabi Adam As. di dalam surga
  2. diterimanya taubatu Nabi Adama As. di dalam surge
  3. naik dan sejajarnya perahu Nabi Nuh As. dengan bukit Juudy
  4. terbelahnya laut untuk Nabi Musa As.
  5. tenggelamnya Fir’aun di dasar laut
  6. dikeluarkannya Nabi Yunus As. dari perut ikan
  7. dikeluarkannya Nabi Yusuf As. dari sumur
  8. diterimanya taubat umat Nabi Yunus As.
  9. dilahirkannya Nabi Ibrahim As.
  10. selamatnya Nabi Ibrahim As. dari api
  11. dilahirkannya Nabi Isa As.
  12. diangkatnya Nabi Isa As ke langit
  13. dikembalikannya penglihatan Nabi Ya’qub As.
  14. dihilangkannya madlorot(kesusahan) yang mendera Nabi Ayyub As.
  15. diampuninya Nabi Dawud As.

Pada hari yang istimewa ini pula, Rosululloh Saw. Pernah ditanya perihal puasa pada hari kesepuluh bulan muharrom, Beliau pun menjawab: “(puasa asyuro) menjadi tebusan (dosa) satu tahun yang telah lalu”.

Adapun salah satu amalan yang sangat dianjurkan pada hari asyuro, yaitu membaca

حَسْبُنَا اللهُ وَنِعْمَ اْلوَكِيْلُ نِعْمَ اْلمَوْلَى وَنِعْمَ اْلنَصِيْرُ  70x

Keterangan dalam kitab Kanzun an-Najah Wassurur, barang siapa pada hari asyuro membaca kalimat tersebut sebanyak 70 kali, maka Allah akan menjaganya dari keburukan tahun ini.

Kemudian sebagian dari amalan yang disunnahkan pada hari asyuro yaitu membaca doa:

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ الحَمْدُ لِلهِ رَبِّ اْلعَالَمِيْنَ وَبِهِ نَسْتَعِيْنُ عَلَى اُمُوْرِ الدُّنْيَا وَالدِّيْنِ وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِهِ وَصَحْبِهِ اَجْمَعِيْنَ  سُبْحَانَ اللَّهِ مِلْءَ الْمِيزَانِ وَمُنْتَهَى الْعِلْمِ وَمَبْلَغَ الرِّضَا وَزِنَةَ الْعَرْشِ لَا مَلْجَأَ وَلَا مَنْجَا مِنْ اللَّهِ إلَّا إلَيْهِ سُبْحَانَ اللَّهِ عَدَدَ الشَّفْعِ وَالْوِتْرِ وَعَدَدَ كَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّاتِ كُلِّهَا  نَسْأَلُكَ السَّلَامَةَ كَلَّهَا بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ وَهُوَ حَسْبُنَا وَنِعْمَ الْوَكِيلُ نِعْمَ الْمَوْلَى وَنِعْمَ النَّصِيرُ و لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إلَّا بِاَللَّهِ اْلعَلِيِّ الْعَظِيْمِ وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ و الحَمْدُ لِلهِ رَبِّ اْلعَالَمِيْنَ  7x

(sulam futuhat juz 18)

Waallahu a’lam…

Facebook Comments

Tampilkan Selengkapnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Close