Sembuh dengan air kencing Unta

                Segala puji bagi Allah. Kita memuji, memohon pertolongan, meminta petunjuk dan ampunan kepada-Nya. Kita berlindung kepada Allah dari kejelekan diri kita dan keburukan amal perbuatan kita. Barangsiapa yang diberi petunjuk oleh Allah, maka tiada seorang pun yang dapat menyesatkannya. Sebaliknya, barangsiapa yang disesatkan oleh-Nya, maka tiada seorang pun yang dapat memberikannya petunjuk.

                (صحيح مسلم – (9 / 8)

أَنَّ نَاسًا مِنْ عُرَيْنَةَ قَدِمُوا عَلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْمَدِينَةَ فَاجْتَوَوْهَا فَقَالَ لَهُمْ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنْ شِئْتُمْ أَنْ تَخْرُجُوا إِلَى إِبِلِ الصَّدَقَةِ فَتَشْرَبُوا مِنْ أَلْبَانِهَا وَأَبْوَالِهَا فَفَعَلُوا فَصَحُّوا ثُمَّ مَالُوا عَلَى الرُّعَاةِ فَقَتَلُوهُمْ وَارْتَدُّوا عَنْ الْإِسْلَامِ وَسَاقُوا ذَوْدَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَبَلَغَ ذَلِكَ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَبَعَثَ فِي أَثَرِهِمْ فَأُتِيَ بِهِمْ فَقَطَعَ أَيْدِيَهُمْ وَأَرْجُلَهُمْ وَسَمَلَ أَعْيُنَهُمْ وَتَرَكَهُمْ فِي الْحَرَّةِ حَتَّى مَاتُوا

شرح النووي على مسلم ـ مشكول) – (6 / 79)

            Juga dalam riwayat Nasa’i, ia berkata, “orang-orang kampung dari kabilah Urainah dating kepada Nabi SAW, lalu masuk Islam. Di Madinah, mereka jatuh sakit hingga kulit mereka berwarna kuning dan perut mereka membesar. Maka Rasullulah SAW membawa mereka ke tempat unta beliau yang banyak susunya, lalu memerintahkan agar mereka meminum susu dan air kencingnya. Mereka akhirnya sehat kembali. Namun mereka membunuh pengembalanya dan menggiring unta. Maka, Nabi SAW mengirim orang untuk mengejar mereka. Mereka dihadapkan kepada beliau, lalu dipotong tangan dan kakinya, serta mata mereka dicukil. “Amirul Mu’minin Abdul Malik bertanya kepada Anas, saat Anas menceritakan Hadits ini kepadanya, “karena kafir atau dosa?”. Anas menjawab, “karena kafir.”

            Yang perlu digarisbawahi ialah, bahwa Nabi SAW mengobati berbagai penyakit lambung, atau penyakit yang berbagai macam gejala dengan menggunakan satu obat, yaitu dengan susu dan air kencing unta. Riwayat ini shahih dalam kitab Bukhari, Muslim dan lainnya. Ini berarti bahwa pengobatan dengan susu dan air kencing unta berasal dari Rasulullah.

            Menurut penelitian laboratorium dan ilmiah, kita dapat menyimpulkan beberapa hal yang jelas berikut ini:

  • Minum susu dan air kencing unta untuk pengobatan itu termasuk sunnah Nabi SAW.
  • Air kencing unta tidak mengandung racun yang dapat mematikan manusia, tetapi justru dapat menyembuhkan penyakit (faidahnya).
  • Susu dan air kencing unta dapat digunakan untuk mengobati berbagai penyakit yang menyebabkan kulit menguning (ikterik).
  • Susu dan air kencing unta dapat digunakan untuk mengobati badan yang sangat kurus (penggemuk badan).
  • Susu dan air kencing unta dapat digunakan untuk mengobati penyakit lambung.
  • Susu dan air kencing unta dapat digunakan sebagai pengobatan yang cepat bereaksi dan aman.

             Selain itu susu unta merupan nutrisi paling bagus untuk otak dan sisitem saraf. Dapat juga mencegah penyakit diabetes dan peningkatan kolesterol. Menurut Dr. Abdu Athi Kamil, Kepala Pusat Penelitian Peternakan Sapi Departemen Pertanian Mesir, menceritakan bahwa telah terbukti susu unta mengandung gula laktosa dengan kadar tertinggi. Kandungannya mencapai 5,78% di atas kandungan susu semua hewan lain, ini juga menguatkan bahwa jenis susu ini dapat diserap secara sempurna oleh usus halus manusia, dapat mengubah kelebihan enzim laktosa pada gula glukosa yang akan mempersiapkan gizi penting bagi otak, sistim syaraf, dan sumber energi.

               Lebih lanjut, Dr. Kamil mengatakan, ”yang menakjubkan, zat gula jenis ini akan diseraf secara perlahan-lahan untuk mencegah meningkatnya akumulasi glukosa dalam darah. Ini adalah proses yang dapat melindungi anak-anak dan orang dewasa dari serangan diabetes. Masih dikuatkan lagi bahwa susu unta juga mengandung lemak paling sedikit, yaitu 2,9%, sedangkan kandungan lemak susu kerbau 7,6%, lemak susu domba 5,5%, lemak susu sapi 4,9% dan lemak susu kambing 3,8%. Karena itu, rendahnya kandungan lemak dalam susu unta ini memberikan berbagai keistimewaan gizi penting secara maksimal. Bahkan, lemak ini tidak mengandung asam lemak (jenuh) yang dapat meningkatkan kolesterol dalam darah. Jadi . rendahnya prosentase lemak ini dianggap sebagai salah satu sarana pencegahan dari bertambahnya kolesterol yang banyak dikeluhkan masyarakat umum sekarang. Di samping itu susu unta yang telah disterilkan dari kuman, lebih mampu bertahan selama lebih dari 20 hari daripada susu hewan lain yang juga telah disterilkan. Beberapa analisis juga membuktikan bahwa kadar air dalam susu unta adalah 89,6%, angka ini merupakan kadar air tertinggi disbanding semua susu secara mutlak.

               Lebih dari satu sumber media menyebutkan bahwa Majma’ Zayid AL-hukumi untuk penelitian herbal dan Obat Tradisional di Abu Dhabi telah melakukan studi ilmiah yang menunjukkan diadakannya pengembangan antibiotic dari susu unta yang dapat menyembuhkan penyakit demam, AIDS, penyakit hati epidemic, TBC, dan penyakit-penyakit lain.

Berikut ini adalah table yang menjelaskan kandungan susu:

NO Susu Air Total Padatan Lemak Protein Laktosa Abu
1. Ibu 87,8% 12,6 3,7 1,8 6,8 0,3
2. Sapi 87,0% 13,0 4 3,6 4,7 0,7
3. Unta 87,6% 12,4 5,6 3,0 3,3 0,7

Spesifikasi air kencing unta

            Air kencing unta berpunuk satu telah dipakai untuk berbagai tujuan medis selama beberapa abad di sejumlah negara Arab. Penggunaanya telah menjadi solusi untuk setiap permasalahan yang berkaitan dengan penyakit kulit, rambut, dan penyakit-penyakit dalam yang membandel. Dari sejarah, kita dapat mengetahui bahwa para pemilik unta memanfaatkan air kencing untanya, mereka meminumkannya untuk mengobati beberapa penyakit dalam. Di Yaman, orang-orang memanfaatkannya untuk mengobati berbagai luka, termasuk luka bakar. Mereka menjemur air kencing unta di bawah terik matahari dan membiarkannya hingga berubah bentuk menjadi butiran-butiran atau pipih.

           Ibnu Sina dan ar-Razi adalah dua dokter zaman dahulu yang popular dalam mengobati pasennya dengan memanfaat air kencing unta. Ibnu Sina menyakini bahwa air kencing unta Arab yang sudah berumur yang disebut dengan lajib, efektif untuk menyembuhkan limpa yang membengkak (splenomegali). Pada zaman modern, air kencing unta di padang pasir Arab dan di Kwait juga dimanfaatkan untuk mengobati leukemia dan kanker lambung. Orang-orang yang telah diagnosapenyakit mereka di Uni Emirate menyakini bahwa lantaran air kencing unta mereka telah sembuh dari penyakitnya. (pengalaman pribadi dari Dr. Mudatsir pada tahun 1995).

             Dalam wawancara yang dilakukan bersama lima kabilah yang memelihara unta di timur Sudan terkait masalah ini, lebih dari 72% menjawab bahwa air kencing unta bermanfaat untuk menyembuhkan beberapa penyakit secara umum. Selain itu, air kencing unta terbukti dapat mengobati sakit pembengkakan perut (ascites) dengan prosentase 50%. Ia juga bisa menyembuhkan sakit malaria dengan prosentase 32% serta berfungsi pembunuh bakteri sebanyak 30%. Untuk pengobatan sakit gigi dan gusi dengan prosentase sebanyak 20%. Air kencing unta juga berfungsi sebagai sampo yang dapat membersihkan rambut dengan prosentase sebanyak 30%. Penulis kitab Hayatul Hayawan al Kubra, “air kencing unta bermanfaat untuk mengobati tumor hati dan menambah kenikmatan seksual.”

             Dalam penelitiannya, Muhammad Auhaj mengatakan, ”Dalam tes laboratorium menunjukan bahwa air kencing unta mengandung potassium, urea, proteinuri dan albuminurie dengan konsentrasi tinggi. Juga mengandung sedikit asam urat darah (hyperuricemia), sodium dan karoten. Di dalam kitab ath-Thib an-Nabawi fi Dhau’i al-‘Ilmi al Hadits, karya Dr. Ghayyats Hassan Ahmad, hal. 215, penulisnya berkata, “Selain hal-hal yang disebutkan sebelumnya, air kencing unta juga mengandung 2 zat diuretic (zat untuk meningkatkan produksi air seni), yaitu bilirubine dan urobilimubine. Sudah popular bahwa pemberian zat diuretic merupakan persoalan pokok dalam terapi pembengkakan perut (ascites), dengan tujuan agar memperingan penderitaannya.”

Sudah pernahkan anda meminum susu dan air kencing unta?

Tim KAIFFA

Referensi: Yasin, al Badri, Sembuh dengan air Kencing Unta (2009), Kiswah Media.

Tinggalkan Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: