Profil Pesantren

PROFIL

PESANTREN FATHUL ‘ULUM

Kwagean Krenceng Kepung Kediri Jawa Timur

12345

Nama Dan Alamat                      :     Pesantren Fathul ‘Ulum, Kwagean Krenceng Kepung Pare Kediri Jawa Timur (0354) 395103

Asas                                           :     Pancasila

Aqidah                                        :     Islam faham Ahlusunah wal Jama’ah

Tujuan                                        :     Membentuk insan berilmu, beramal, berakhlaq mulia dan masyarakat islami

Nama Pendiri                             :     KH. Abdul Hannan Ma’shum

Nama Pengasuh                        :     KH. Abdul Hannan Ma’shum

Nomor Statistik                          :     512350611074

Tahun Berdiri                             :     1981 M

Nama dan Alamat Yayasan      :     Yayasan Fathul ‘Ulum Kwagean Krenceng Kepung Pare Kediri Jawa Timur (0354) 395103

Nomor Akta Yayasan                :     C-3825.HT.01.02.TH 2007

Nomor NPWP Yayasan            :     02.665.801.0-622.000

Jumlah Lembaga                      :     9 (Sembilan)

Jumlah   Santri Th. 2014          :     Muqim     : 1458              Nduduk      : 26

Jumlah Pengurus harian          :     Putra       : 44                  Putri           : 19

Jumlah Tenaga Pendidik          :     Putra       : 120                Putri           : 30

 

Pesantren Fathul ‘Ulum merupakan lembaga pendidikan beraqidah Islam menurut paham Ahlus Sunnah wal Jama’ah dengan menyelenggarakan program-program pendidikan madrasah formal dan non formal, pengajian, kursus-kursus, dan pelatihan serta kegiatan-kegiatan keagamaan serta sosial kemasyarakatan.

LEMBAGA-LEMBAGA DI PESANTREN FATHUL ‘ULUM

Pesantren Fathul ‘Ulum dalam usahanya mengelola 9 lembaga utama yaitu :

  1. Pondok Putra Pesantren Fathul ‘Ulum.
  2. Pondok Putri Pesantren Fathul ‘Ulum.
  3. Pondok An-Nur Pesantren Fathul ‘Ulum.
  4. Pondok Al Anwar Pesantren Fathul ‘Ulum.
  5. Madrasah Diniyah Futuhiyyah.
  6. Madrasah Qur’aniyyah Futuhiyyah.
  7. Madrasah Ibtida`iyyah Futuhiyyah.
  8. TK Kusuma Mulia.
  9. Badan Usaha Milik Pesantren (BUMP).

PROFIL LEMBAGA-LEMBAGA

Pesantren Fathul ‘Ulum dalam mendidik santri untuk menjadi generasi muslim yang berilmu dan berakhlaq mulia serta berguna bagi masyarakat ini secara garis besar memiliki peserta didik yang terbagi menjadi tiga macam, yaitu santri tarbiyah, santri kilatan, santri formal dan siswa/i formal. Dalam pengertiannya dapat kami bedakan sebagai berikut :

  • Santri kilatan adalah santri yang mengikuti pengajian bandongan tanpa mengikuti sekolah di madrasah diniyah.
  • Santri tarbiyah adalah santri yang mengikuti kegiatan pembelajaraan di bangku madrasah diniyah (dalam hal ini adalah Madin Futuhiyyah).
  • Santri formal adalah santri yang mengikuti kegiatan pembelajaran di pondok dan mengikuti kegiatan sekolah umum/formal.
  • Siswa/i formal adalah siswa/i yang mengikuti kegiatan sekolah umum/formal dalam hal ini TK dan MI Futuhiyyah.

Penyelenggaraan pendidikan di Pesantren Fathul ‘Ulum terbagi sesuai konsentrasi masing-masing bidang keilmuan di lembaga-lembaga yang berada di bawahnya, dengan uraian pembagian wilayah tugas kerja sebagai berikut:

1. Pondok putra Pesantren Fathul ‘Ulum.

                Lembaga yang memiliki tugas untuk mengurusi semua santri putra tarbiyah dan kilatan dibidang sarana-prasarana, pendidikan santri kilatan dan santri tarbiyyah (selain waktu sekolah, musyawaroh dan sorogan).

2. Pondok putri Pesantren Fathul ‘Ulum.

Lembaga yang memiliki tugas untuk mengurusi semua santri putri tarbiyah dan kilatan di bidang sarana-prasarana, serta pendidikan santri kilatan dan santri tarbiyyah (selain waktu sekolah, musyawaroh dan sorogan).

3. Pondok Annur Pesantren Fathul ‘Ulum.

Lembaga yang memiliki tugas untuk mengurusi semua santri putra yang sedang mengikuti pendidikan sekolah formal.

4. Madrasah diniyyah Futuhiyyah Pesantren Fathul ‘Ulum.

Lembaga yang memiliki tugas untuk mengurusi pendidikan Diniyyah semua santri tarbiyah, putra ataupun putri.

5. Madrasah Qur’aniyyah Futuhiyyah Pesantren Fathul ‘Ulum.

Lembaga yang memiliki tugas untuk mengurusi pendidikan semua santri putra, yang sedang belajar Al-Qur an.

6. Madrasah Ibtidaiyyah Futuhiyyah Pesantren Fathul ‘Ulum.

Lembaga yang memiliki tugas untuk mengurusi pendidikan semua siswa-siswi, yang sedang menempuh pendidikan formal tingkat dasar.

7. Taman kanak-kanak Kusuma Mulia.

Lembaga yang memiliki tugas untuk mengurusi pendidikan semua siswa-siswi, yang sedang menempuh pendidikan formal usia dini.

8. Badan usaha milik pesantren Fathul ‘Ulum.

Lembaga yang memiliki tugas menjadi sumberdana yang idealnya nanti akan dapat menopang biaya operasional seluruh aktifitas PFU.

9. Pondok Al Anwar Pesantren Fathul ‘Ulum.

Lembaga yang memiliki tugas untuk mengurusi semua santri putri yang sedang mengikuti pendidikan sekolah formal.

 

Selain Program Pendidikan kelembagaan, Pesantren Fathul ‘Ulum juga mengadakan kegiatan pendidikan Non Kelembagaan. Dengan tujuan sebagai akses ilmu tambahan dan pengembangan pemahaman keilmuan santri yang di kemas dalam forum-forum pendidikan dibawah naunganan Ketua Bidang Pendidikan Pesantren Fathul ‘Ulum. Dan Program Pendidikan Non Kelembagaan itu adalah :

A. Perpustakaan

Perpustakaan adalah sarana yang sangat penting bagi kelangsungan pendidikan di suatu lembaga. Keberadaannya di suatu lembaga pendidikan bagaikan keberadaan buku bagi seorang pelajar. Semakin ia banyak menggunakan buku-bukunya maka semakin bertambahlah wawasan yang ia punya. Perpustakaan di Pesantren Fathul ‘Ulum terbagi dua, yaitu :

  1. Perpustakaan Fathul Afkar Putra

Perpustakaan ini menyediakan fasilitas bagi pengguna perpustakaan dari kalangan santri putra. Perpustakaan ini menyajikan berbagai layanan yang diantaranya adalah layanan baca, layanan pinjaman, layanan informasi, dan layanan informasi elektronik. Materi macam literatur yang disediakan bermacam ragam dari ilmu agama dan ilmu pengetahuan umum dan dari bahasa Indonesia, bahasa Arab, dan bahasa Inggris.

  1. Perpustakaan Fathul Afkar Putri

Perpustakaan di putri tidak jauh berbeda dengan perpustakaan putra. Pelayanan yang di sajikan sama dengan di perpustakaan putra dengan ditambah dengan penerbitan mading Fatiha Buhuril ‘Ilmi (Mading FBI).

Selain itu, dalam lingkup tanggungjawab staf perpustakaan juga adalah mengontrol dan meningkatkan Tim KAIFA, yaitu organisasi yang bertugas untuk menghasilkan karya-karya ilmiah ilmu salaf dengan mengadakan kegiatan menerjemah kitab-kitab, menuqil, kegiatan bimbingan karya tulis, mengumpulkan karya-karya santri maupun guru untuk diterbitkan. Kaderisasi juga menjadi salah satu programnya. Tim Kaifa ini juga sebagai salah satu wadah pengembangan minat dan bakat santri yang berpotensi dibidang tulis menulis.

 

B. Tim Kajian

Tim Kajian Bahtsul Masa’il (Tim KBM)

Tim KBM adalah organisasi yang bertugas mendalami ilmu fiqh dengan mengadakan halaqoh ilmu fiqh, pengiriman delegasi dan kaderisasi para ahli bahtsul masa’il. Tim KBM ini disediakan sebagai wahana diskusi dan pendalaman ilmu fiqh.

 

Tim Kajian Falakiyah (Tim KAFA)

Tim Kafa bertugas mendalami ilmu kajian Hisab dan Falak dan melaksanakan program pengajaran dan kaderisasi. Tim Kafa ini juga disediakan juga sebagai wahana diskusi dan pendalaman ilmu hisab dan Falak tersebut.

 

Tim Kajian Ilmu Hikmah (Tim Kilmah)

Tim Kilmah adalah organisasi yang bertugas mendalami ilmu hikmah dengan mengadakan pengajaran dan pelatihan dan penurunan ilmu hikmah. Kaderisasi juga menjadi salah satu programnya. Diantara materi yang disajikan adalah ilmu bela diri fisik dan non fisik, ilmu rajah dan aufaq, pengasmaan, penurunan ilmu tenaga dalam, dan penurunan ilmu ketabiban.

 

C. Program WAJAR DIKDAS 9 tahun

Adalah program pendidikan formal dengan mata pelajaran umum sebagaimana pendidikan formal lainnya sebagai penyetaraan dengan sekolah yang sederajat. Program yang diselenggarakan adalah tingkat Wustha (setara SMP).

Program ini bertujuan memberikan legalitas kepada peserta didik yang belum pernah mengikuti pendidikan di tingkat SLTP sebagai modal untuk melanjutkan ke jenjang SLTA agar lebih mudah mendapat legitimasi untuk berjuang di masyarakat.

KEGIATAN UMUM TAHUNAN PESANTREN FATHUL ‘ULUM

1. Ijazah Kubro

Acara ijazahan kitab dan aurad yang dibuka untuk umum pada setiap malam jum’at kedua bulan shofar dan diikuti oleh sekitar 1.000 peserta dari berbagai daerah Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Jawa Barat.

2. Asma’ Arto

Acara Asma’ Arto dan barang-barang azimat setiap malam 12 Rabi’ul Awal yang dibuka untuk umum dan diikuti oleh sekitar 1.000 peserta dari berbagai daerah Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat dan luar Jawa.

3. Khataman Ihya’ Ulumuddin

Acara khataman Kitab Ihya’ ‘Ulumuddin yang diadakan setiap lima tahun sekali, yang dihadiri oleh para Kyai se-Kawedanan Pare, Aparat Pemerintah, dan warga setempat serta para santri. Dihadiri sekitar 1.500 orang.

4. Manasik Haji

Acara pelatihan manasik haji setiap bulan jumadil akhir dengan diikuti para santri dan warga sekitar. Diikuti sekitar 1.250 orang.

5. Lailatul Wada’ Madin Putra dan Putri

Acara yang diikuti oleh para siswa putra Madrasah Diniyah dan wali santri khotimin dari berbagai daerah, dihadiri sekitar 1.200 orang.

6. Khotaman dan Wisuda Maqin

Acara yang diikuti oleh para siswa Madrasah Qur’aniyah dan wali santri khotimin dan wisudawan. Dihadiri sekitar 350 orang.

7. Haflah Akhirissanah

Acara penutupan akhir semua kegiatan di Pesantren Fathul ‘Ulum yang di selenggarakan untuk umum dan dihadiri oleh sekitar 2.000 orang dari kalangan alumni, santri, ulama’, umara dan masyarakat sekitar.

 

Frekuensi Tamu Pendatang di Pesantren Fathul ‘Ulum untuk tiap bulan berkisar kurang lebih 400 s/d 600 orang dan akan berlipat ketika hari raya dan musim ziarah.

LOKASI PESANTREN

Area Pesantren Fathul ‘Ulum yang semakin hari semakin menambah. pengembangan dan perluasan wilayah, kini telah menempati lahan seluas total ± 16.940 m2 yang meliputi :

  • Pondok Induk : ±   5.000 m2
  • Pondok Wetan : ±   1.000 m2
  • Pondok Kulon : ±     540 m2
  • Pondok Selatan : ±     400 m2
  • Lahan Pesantren : ± 10.000 m2

GEDUNG DAN BANGUNAN

 Gedung dan bangunan yang menjadi fasilitas pendukung dan penunjang kegiatan pendidikan meliputi fasilitas primer dan sekunder yang dapat kami gambarkan secara umum sebagai berikut :

  • Masjid : 1 lokal
  • Musholla : 6 lokal
  • Kamar santri putra : 83 kamar
  • Kamar santri putri : 31 kamar
  • Angkring/gubug : ± 71 angkring
  • Kantor pengurus : 12 lokal
  • Gedung Madrasah Diniyyah :

Sebuah gedung berlantai tiga terdiri dari 11 ruang, 7 lokal gedung Masjid lantai tiga dan gedung Madin Putri dalam tahap pembangunan. (kekurangan kelas sementara dicukupi dengan memakai fasilitas gedung MI, serambi kantor MADIN dan musholla)

  • Madrasah Ibtidaiyyah : 2 gedung 6 Lokal
  • Taman Kanak-Kanak : 1 gedung 2 lokal
  • Perpustakaan : 3 lokal
  • Poskestren : 1 gedung
  • Koperasi kitab : 1 gedung berlantai 3
  • Toko photo copy : 2 gedung
  • Kantin : 10 lokal
  • Toko serba ada Al-Amin : 1 gedung
  • Toko Pakaian : 1 lokal
  • Percetakan & Out set : 2 Gedung
  • Ruang tamu : 3 gedung 6 kamar
  • Gudang : 2 lokal
  • Kamar Mandi dan WC : 20 gedung 123 lokal
  • Dapur : 4 gedung
  • Tempat parkir : 2 lokal
  • Tandon air : 7 lokal